Untitled Document
Untitled Document
     
Untitled Document
 
Untitled Document
 
Politik dan Pemerintahan

Sabtu, 31/08/2013 13:11 WIB
Pembangunan Pabrik Menyalahi Aturan, Satpol PP Bekasi Tutup Mata


( Ilustrasi )
Cikarang--Meskipun belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) namun PT Wan Bao Long Stell (WBLS) tetap leluasa melakukan pembangunan pabrik di Desa Waringinjaya Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi. Diduga ada main mata antara oknum perusahaan dengan Pemkab Bekasi.

Pasalnya, sebelumnya Satpol PP Kabupaten Bekasi pernah melayangkan surat teguran kepada perusahaan tersebut agar menghentikan pembangunan dan segera mengurus IMB. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan oleh perusahaan.

"Kami sudah memberikan teguran terhadap PT WBLS dan saat ini masih dalam tahap proses di Satpol PP," terang Rama selaku Kasi Penindakan di Satpol PP Kabupaten Bekasi.

Menurut Rama, Satpol PP tidak punya kewenangan untuk melakukan penyegelan atau pembongkaran, sebab merupakan kewenangan dinas terkait dan berdasarkan instruksi Bupati Bekasi.

"Satpol PP hanya menjalankan perintah. Jadi tidak ada main mata," kelit Rama.

Selain masalah IMB, perusahaan tersebut juga terbelit persoalan status lahan. Informasi yang didapat, pabrik tersebut dibangun di atas tanah kas desa (TKD) Desa Waringinjaya. PT WBLS juga dituding menyerobot lahan irigasi dan saluran air milik Perum Jasa Tirta II.

Menanggapi persoalan ini, Kades Waringjaya Obay menjelaskan, bahwa pihaknya sudah penah memberikan teguran kepada PT WBLS. Namun, perusahaan tersebut tidak mengindahkan teguran dari kepala desa setempat.

"Yang pasti kami selaku pamong desa sudah memberikan teguran kepada PT WBLS. Jika pihak kami disuruh menutup aktivitas pembangunan perusahaan, itu bukan kewenangan kami selaku pamong desa. Yang bisa memberhentikan aktivitas pembangunan perusahaan tersebut itu topoksinya Satpol PP Kabupaten Bekasi," tegas Obay.

Di tempat terpisah, juru bicara perusahaan, Ulung membantah semua tudingan tersebut. Menurutnya IMB sedang dalam proses pengurusan dan belum selesai. Pihaknya menggunakan jasa Dadan salah seorang PNS yang juga Kasi Badan Permusyawaratan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bekasi.

"Kami sudah memberikan sejumlah uang kepada Dadan. Tapi sampai sekarang belum selesai," kelitnya. (Awi)

[dibaca 527 kali]
Bookmark and Share

Berita Terkait

Komentar (1)
Untitled Document

Senin, 07/11/2013 23:18 WIB
LtZeeqslqiFAd
6gR0Z4 <a href="http://kzmwsuxdnrxv.com/">kzmwsuxdnrxv</a>, [url=http://zisdntuulfzv.com/]zisdntuulfzv[/url], [link=http://pkaqmybrphxx.com/]pkaqmybrphxx[/link], http://qicdpjtdaqzp.com/

Untitled Document
Tulis Komentar
Nama :
Email/website :
Komentar :
   

Ketikkan kode di bawah ini

63ab3e

   
 
BERITA TERKINI
Senin, 14/07/2014 17:07 WIB
Kamis, 10/07/2014 20:47 WIB
Kamis, 10/07/2014 20:37 WIB
Senin, 07/07/2014 12:46 WIB
Rabu, 04/06/2014 19:14 WIB
Kamis, 29/05/2014 08:59 WIB
Kamis, 29/05/2014 08:56 WIB
Kamis, 29/05/2014 08:52 WIB
Selasa, 27/05/2014 13:58 WIB

Untitled Document
Copyright © 2012 BekasiRaya.com - All rights reserved