Untitled Document
Untitled Document
     
Untitled Document
news | redaksi | facebook | twiter
search
 
Untitled Document
POLITIK DAN PEMERINTAHAN PERISTIWA EKONOMI BISNIS JELAJAH OLAH RAGA KAWAN MUDA GALERY FOTO DIREKTORI  
Politik dan Pemerintahan

Minggu, 02/06/2013 19:15 WIB
Penjualan Aset Eks PT Patal Bekasi Dikorup, Negara Rugi 60 Miliar

Bekasi Timur--Proyek pembangunan apartemen dan perumahan mewah Green River City di lahan bekas pabril pemintalan (Patal) di Jalan Agus Salim, Bekasi Timur, Kota Bekasi, ternyata bermasalah. Penjualan lahan milik BUMN PT Industri Sandang Nusantara (ISN) tersebut dikorup dan merugikan negara hingga Rp 60 miliar. 

Kejaksaan Agung mengendus korupsi dalam penjualan lahan Patal Bekasi  sejak tahun 2012. Kejagung sudah menetapkan tiga orang tersangka: Dirut PT ISN Leo Pramuka, Direktur Keuangan PT ISN Widjaja Kresno Brojonegoro, dan Karyawan PT ISN Efrizal.

"Penetapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: Print- 71 s/d 73/F.2/Fd.1/05/2013,tgl 31 Mei 2013," kata Kelapa Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi, di Jakarta.

Penjualan aset PT ISN tahun 2012 berupa tanah Patal Bekasi seluas 16 hektare, seharga Rp 160 miliar, diduga tidak sesuai prosedur. Kejagung menaksir, kerugian negara mencapai Rp 60 miliar atas penjualan ases PT ISN itu. "Untuk sementara dugaan kerugian negara ditaksir kurang lebih Rp 60 miliar. Tim penyidik berjumlah tujuh orang, diketuai Andar Perdana," kata Untung.

Proyek Raksasa

Lahan seluas 16 hektar eks Patal Bekasi akan disulap menjadi kompleks Green River City, yang di dalamnya terdapat 433 unit rumah kantor, 286 rumah mewah, apartemen dan mall. Dilengkapi pula pusat bisnis, sport center dan tempat ibadah. Proyek dikerjakan pengembang PT  Arta Bangun Pratama. Batu pertama pembangunan diletakkan langsung oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi pada 12 Desember 2012 lalu. 

Pembagunan Green River City, nantinya, akan bersinergi dengan Pemkot Bekasi. Keduanya sepakat membangun underpass yang merupakan jalan tembus, menghubungkan Jalan Agus Salim dan Jalan Perjuangan.
 
Patal Bekasi berdiri sekitar tahun 1960-an. Perusahaan tersebut sempat mengalami masa kejayaannya. Karyawannya ribuan dan mampu menggerakkan roda ekonomi di sekitar Bekasi Timur. Namun, saat krisis moneter, Patal Bekasi goyang, dan ambruk pada tahun 2003. (Res) 

Berita Terkait

Komentar (0)
Untitled Document

Untitled Document
Tulis Komentar
Nama :
Email/website :
Komentar :
   

Ketikkan kode di bawah ini

3e3a4e

   
 
BERITA TERKINI
Senin, 14/07/2014 17:07 WIB
Rawalumbu -Lebaran sebentar lagi, anda tidak perlu bingung mencari jajanan utuk dihidangkan di meja tamu rumah anda. Sebab QDeal Cookies telah...

Kamis, 10/07/2014 20:47 WIB
Bekasi -Masyarakat Kota Bekasi dengan penghasilan rendah mendapat bantuan berupa pemberian rumah gratis dari Asosiasi pengembang Realestat...

Kamis, 10/07/2014 20:37 WIB
Bekasi Selatan -Kabar tidak sedap muncul di balik pemberian mobil dinas oleh Pemkot Bekasi kepada Camat dan Lurah. Konon kabarnya, mobil...

Senin, 07/07/2014 12:46 WIB
Bekasi Timur -Guna mengamankan suara Capres dan Cawapres nomor urut 2 Jokowi-Jusuf Kalla organisasi relawan Laskar Jokowi Bekasi Timur adakan...

Untitled Document
Untitled Document
copyright © bekasiraya.com 2012